apa hasil rapat yang dilakukan golongan muda pada tanggal 16 agustus 1945 di asrama baperpi, cikini, Jakarta
Pertanyaan
2 Jawaban
-
1. Jawaban ziadah
hasil rapat pd tgl16 agustus 1945 adlah membawa Soekarno dan Haat keluar kota agar tidak terpengaruh oleh jepang terutama melalui PPKI, terkait juga di dalamnya tentang rencana pelaksanaan proklamasi. -
2. Jawaban claramatika
Mata pelajaran: IPS Sejarah
Kelas: XI SMA
Kategori: Kemerdekaan indonesia
Kata kunci: hasil rapat yang dilakukan golongan muda pada tanggal 16 agustus 1945 di asrama baperpi, cikini, JakartaKode kategori berdasarkan kurikulum KTSP: 12.3.4
=========================================
JAWABAN:
hasil rapat yang dilakukan golongan muda pada tanggal 16 agustus 1945 di asrama baperpi, cikini, Jakarta yaitu adanya keputusan untuk membawa Ir.Soekarno dan Drs.Mohammad Hatta keluar kota agar tidak terkena pengaruh Jepang.PEMBAHASAN LEBIH LANJUT:
Jepang menyatakan menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Berita mengenai kalahnya Jepang ini masih dirahasiakan oleh Jepang. Tetapi para pemimpin pergerakan dan pemuda Indonesia telah mengetahuinya dari siaran luar negeri pada tanggal 15 Agustus 1945. Oleh karena itu para pemuda segera menemui Bung Karno dan Bung Hatta di Pegangsaan Timur No.56 Jakarta dan meminta agar mau memproklamasikan kemerdekaan Indonesia lepas dari pengaruh Jepang.
Golongan muda dan golongan muda saling berbeda pendapat mengenai kapan pelaknaan proklamasi kemerdekaan. Golongan muda minta proklamasi segera dilaksanakan karena pada saat itu terjadi kekosongan kekuasaan karena Jepang telah kalah pada Sekutu. Kota Hiroshima dan Nagasaki dibom atom Sekutu pada tanggal 6 Agustus 1945 dan 9 Agustus 1945.
Ir. Soekarno dan Drs, Mohammad Hatta dibawa golongan muda ke Rengasdengklok guna menghindari pengaruh Jepang.
Di Rengasdengklok golongan muda berunding dengan Drs. Mohammad Hatta dan Ir. Soekarno
Selanjutnya Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta dibawa ke sebuah ruangan bakteriologi di Pegangsaan Timur Jakarta. Dalam ruangan tersebut terdapat golongan muda , diantaranya Sukarni, Jusuf Kunto, de. Sutjipto, dan Umar Bahsan. Dialog antara pemuda dengan Soekarno-Hatta didalam ruangan itu, yaitu sebagai berikut: Sukarni memulai pembicaraan, ia menerangkan : maksud membawa kedua tokoh tersebut tidak lain hanya untuk mempersilahkan bung berdua selekasnya menyatakan Proklamasi Kemerdekaan atas nama seluruh rakyat, karena keadaan sudah sangat mendesak dan suasana pun sudah sangat memuncak. Jika tidak segera diproklamasikan, meka pemberontakan yang hebat akan terjadi, pemberontakan melawan tiap-tiap penghalang kemerdekaan (Jepang dan kaki tangannnya) tentu akan berlaku.
Maka oleh karena itu atas nama segenap rakyat, buruh, tani, dan tentara supaya saudara-saudara turut melakukan proklamasi itu. Jika tidak, maka segala akibatnya, terutama yang mengenai keselamatan dari saudara berdua, tidak akan dapat ditanggani oleh rakyat.
Setelah terjadi kesepakatan diantara mereka maka Achmad Soebarjo menjemput Soekarno dan Drs Mohammad Hatta dengan dikawal oleh orang Jepang yang mendukung Indonesia yaitu LAKSAMANA TADHASI MAEDA. Perwira Jepang tersebut membawa mereka ke rumahnya di Jalan Imam Bonjol No 1 Jakarta guna untuk menyusun teks proklamasi.
Achmad Soebarjo, Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta menjadi perumus naskah proklamasi dengan didampingi para saksi seperti BM Diah, Sukarni, Sajuti Melik dan Sudiro.
Naskah Teks proklamasi ditulis tangan oleh Ir Soekano kemudian naskah teks proklamasi diketik oleh SAJUTI MELIK.
Penyusunan teks proklamai berlangsung hingga pukul 04.30 tanggal 17 Agustus 1945.
Pukul 10.00 tanggal 17 Agustus 1945 teks proklamasi dibacakan di rumah ir. Soekarno yaitu di jalan pegangsaan timur no 56 Jakarta.
Semoga bermanfaat :)
(Lt)