Sejarah

Pertanyaan

jelaskan kronologi diterapkannya restorasi meiji di jepang?

1 Jawaban

  • Mata pelajaran: IPS Sejarah

    Kelas: XI SMA

    Kategori: nasonalisme Negara-negara asia

    Kata kunci: kronologi diterapkannya restorasi meiji, jepang

    Kode kategori berdasarkan kurikulum KTSP: 11.3.8

    =========================================

     

     

    JAWABAN:

     

     

    kronologi diterapkannya restorasi meiji di jepang ialah Restorasi Meiji berlangsung dari tahun 1866 hingga 1869. Tiga tahun yang mencakup akhir Zaman Edo (Sering disebut akhir Keshogunan Tokugawa) dan dimulainya Zaman Meiji. Restorasi Meiji merupakan dampak dari Perjanjian Shimoda dan Perjanjian Towsen Harris yang dilakukan oleh Komodor Matthew Perry dari Amerika Serikat.

     

     

    PEMBAHASAN LEBIH LANJUT:

     

     

    Restorasi Meiji ialah sebuah revolusi politik dan sosial di Jepang pada tahun 1866-69, yang mengakhiri kekuatan shogun Tokugawa dan mengembalikan Kaisar ke posisi sentral dalam politik dan budaya Jepang. Mutsuhito( Kaisar Meiji) yang berperan sebagai tokoh gerakan ini. 

    Walaupun Restorasi Meiji menyebabkan banyak trauma dan dislokasi sosial di Jepang, namun juga memungkinkan negara tersebut untuk bergabung dalam jajaran kekuatan dunia di awal abad ke-20. Jepang akan terus berkuasa di Asia Timur sampai gelombang pasang berbalik melawannya dalam Perang Dunia II. Namun saat ini, Jepang tetap menjadi ekonomi terbesar ketiga di dunia, dan merupakan pemimpin dalam inovasi dan teknologi - sebagian besar berkat gerakan modernisasi Restorasi Meiji.

     

    Restorasi Meiji, dalam sejarah Jepang, revolusi politik pada tahun 1868 yang membawa kematian terakhir dari kimogunan Tokugawa (pemerintah militer) - yang mengakhiri periode Edo (Tokugawa) (1603-1867) - dan, setidaknya secara nominal, mengendalikan kembali negara untuk mengarahkan pemerintahan kekaisaran di bawah Mutsuhito (kaisar Meiji). Namun, dalam konteks yang lebih luas,Restorasi Meiji tahun 1868 kemudian diidentifikasi dengan era perubahan politik, ekonomi, dan sosial yang akan datang - periode Meiji (1868-1912) - yang membawa modernisasi dan westernisasi di negara ini.


      Setelah kekaisaran Tokugawa runtuh (Edo Bakufu) pada tahun 1867, Majelis Kerajaan mengumumkan “Dekrit Pembaruan” yang mengemukakan ideologi dari pemerintahan baru. Dalam “Dekrit Pembaruan” tersebut sistem birokrasi lama berubah menjadi sistem “Tiga Jabatan” yaitu sousai, gijou, dan sanyo. Sistem keshogunan (desentralisasi) berubah menjadi sistem pemerintahan langsung oleh kaisar (senralisasi). Pada tanggal 6 April 1868 hari sebelum pasukan pemerintahan yang baru untuk menyerang puri Edo, “Piagam Perjanjian” (Gokajouno Goseimon) yang terdiri dari 5 pasal. Isi dari 5 pasal tersebut mencakup masalah dalam maupun luar negri, menghormati pendapat umum secara nasional dan menjalin sikap kerja sama dengan luar negri sebagai bentuk penyerapan dan pengadobsian teknologi untuk membangun Jepang agar lebih maju

     

     Ketika periode Meiji berakhir, dengan kematian kaisar pada tahun 1912, Jepang melakukan: 1.Pemerintah birokrasi yang sangat tersentralisasi;2.Sebuah konstitusi yang membentuk parlemen terpilih;3.Sistem transportasi dan komunikasi yang berkembang dengan baik;4.Populasi berpendidikan tinggi yang bebas dari batasan kelas feodal;5.Sektor industri yang mapan dan berkembang pesat berdasarkan teknologi terkini; dan6.Tentara dan angkatan laut yang kuat. Peristiwa restorasi itu sendiri terdiri dari kudeta di ibukota kekaisaran kuno Kyōto pada tanggal 3 Januari 1868. Pelakunya mengumumkan penggusuran Tokugawa Yoshinobu (shogun terakhir) -yang pada akhir 1867 tidak lagi berkuasa secara efektif - dan memproklamirkan kaisar muda tersebut menjadi penguasa Jepang. Yoshinobu melakukan perang saudara singkat yang berakhir dengan penyerahan dirinya ke pasukan kekaisaran pada bulan Juni 1869.

     


    Semoga bermanfaat :)

    (Lt)

     

     

Pertanyaan Lainnya