Urutan adicara panggih manten
B. Daerah
ekazweety22p5jwb5
Pertanyaan
Urutan adicara panggih manten
1 Jawaban
-
1. Jawaban bintarifr
Upacara Panggih yang disebut juga upacara dhaup atau temu, merupakan puncak acara bagi tradisi perkawinan adat Jawa. Panggih adalah prosesi pertemuan secara adat Jawa antara mempelai pria dan mempelai wanita setelah resmi menikah secara agama. Urutan adicara panggih manten :
- Penyerahan Sanggan. Sanggan merupakan simbolisasi atau saranan untuk menebus pengantin putri, sehingga biasanya disebut sanggan tebusan pengantin putri. Wujud dari sanggan sendiri berupa : satu tangkep atau dua sisir pisang raja matang pohon, sirih ayu, kembang telon (mawar, melati, kenanga), serta benang lawe. Seluruhnya ditata dalam satu wadah khusus berupa keranjang anyaman. Pembawa sanggan berada di depan dari rombongan keluarga mempelai pria.
- Balangan Gantal. Pengantin pria melempar gantal ‘gondhang tutur’ dengan sasaran dada pengantin wanita. Sedangkan pengantin wanita melempar gantal ‘gondhang kasih’ yang dituju lutut pengantin pria. Tata cara prosesi balangan ganthal ini ialah pengantin pria mengambil jantung hati atau cinta kekasihnya. Sebaliknya wanita menunjukkan baktinya kepada guru laki atau sang suami. Prosesi ini juga berarti suatu peristiwa yang sekilas namun tidak dapat diulangi lagi.
- Ngidak Tigan (Menginjak Telur). Dengan kaki telanjang pengantin pria menginjak sebutir telur ayam mentah yang diletakkan di atas nampan sampai bagian merah dan putihnya hancur dan menjadi satu. Selanjutnya pengantin wanita membasuh kaki pengantin pria sebagai perlambang baktinya kepada suami. Dalam tradisi kuno, sesepuh memberikan syarat mencelupkan tangannya ke dalam bokor air kembang, diusapkan pada tengkuk kedua pengantin. Hal ini mempunyai makna memperkenalkan pengantin pria dan wanita yang disaksikan oleh dewa air yang disebut Dewi Jalika. Prosesi menginjak telur ini bermakna bahwa yang dijodohkan bisa mempunyai keturunan. Tigan atau telur melambangkan manunggalnya pria dan wanita seperti pecahnya telur berupa putih dan merah. Putih juga menggambarkan pria dan merah menggambarkan wanita, dan disebut ‘ngidak widji dadi’.
- Sinduran/Disingepi sindur. Pundak kedua pengantin ditutup dengan kain sindur oleh ibu pengantin perempuan, berjalan perlahan menuju ‘krobongan’ diikuti bapak dari belakang. Kain sindur yang berwarna putih dan merah melambangkan asal-usul manusia. Namun ada pelaksanaan ‘disingepi sindur’ dimana ibu berjalan di belakang pengantin dan bapak di depannya. Dengan cara itu disebut ‘nggendong anak’, yang artinya kehidupan rumah tangga anak ditanggung orang tuanya. Maksudnya kedua orangtua memberikan ‘panjurung donga pangestu’ kepada kedua anaknya.
- Bobot timbang. Ayah pengantin wanita duduk di depan ‘petanen’ diikuti pengantin pria duduk dipangku di lutut kanan dan pengantin wanita di lutut kiri. Pada saat itu ibu pengantin maju sambil menanyakan ‘abot endi pakne’ (berat yang mana pak?) Yang kemudian dijawab sang bapak ‘pada wae’ (sama beratnya). Mengandung makna bahwa antara anak sendiri dengan anak menantu bagi orangtua tidak ada bedanya.
- Ngombe rujak degan. Merupakan tradisi minum rujak satu gelas untuk satu keluarga. Rujak degan yang ada di dalam gelas diminum oleh bapak diteruskan diminum ibu dan diberikan kepada kedua pengantin. Tata cara ini memiliki makna membersihkan dan menyegarkan tubuh serta jiwa.
- Kacar kucur. Pengantin pria menuangkan ‘ubarampe’ ke pangkuan pengantin wanita yang diberi alas kain sindur. Saat itu mengucapkan ‘kacar kucur rukune kaya sedulur kacang kawak, dele kawak, rakete kaya sanak’. Merupakan simbol tanggung jawab pengantin pria untuk menafkahi keluarganya
- Dulangan. Pengantin pria menyuapkan nasi kepada pengantin wanita, kemudian sebaliknya pengantin wanita menyuapi pengantin pria. Tata cara ini melambangkan ‘cumbana’ atau saling bercumbu rayu dan saling memadu kasih
- Ngabekten. Pengantin wanita sungkem kepada pengantin pria, lalu kedua pengantin sungkem kepada kedua orangtua sebagai tanda bakti. Ngabekten merupakan prosesi untuk menunjukkan bakti kedua pengantin kepada kedua orangtuanya.
Pelajari lebih lanjut
1. Materi tentang upacara adat jawa pengantin https://brainly.co.id/tugas/19280900
-----------------------------
Detil jawaban
Mapel : Basa Jawa
Bab : Adat Istiadat
Kode : ---
Kata Kunci : pernikahan, adat, jawa