Tolong buatin ringkasannya ya! Teknologi Proses Sampah Dengan teknologi yang tepat, sampah yang tadinya sebagai barang buangan, kotor, berbau, menimbulkan penya
B. Indonesia
syifasafira7943
Pertanyaan
Tolong buatin ringkasannya ya!
Teknologi Proses Sampah
Dengan teknologi yang tepat, sampah yang tadinya sebagai barang buangan, kotor,
berbau, menimbulkan penyakit, dan mencemari lingkungan dapat menjadi barang yang
bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Sampah anorganik bisa membantu
mengembangkan industri daur ulang (recycling), sedangkan sampah organik dapat
dimanfaatkan industri pengolah kompos menjadi pupuk organik dan juga dapat diolah
menjadi industri energi/industri bahan bangunan.
Sampah yang telah ditimbun pada tempat pembuangan akhir (TPA) dapat
mengalami proses lanjutan. Teknologi yang digunakan dalam proses lanjutan yang umum
adalah (1) teknologi pembakaran (incinerator), (2) teknologi pengomposan (composting),
(3) teknologi penimbunan tanah (land fill), dan (4) teknologi daur ulang (recycling).
Teknologi pembakaran (incinerator) menghasilkan produk samping berupa logam
bekas (skrap) dan uap yang dapat dikonservasikan menjadi energi listrik. Teknologi
pengomposan (composting) menghasilkan pupuk kompos yang mempunyai nilai ekonomi
tinggi. Teknologi penimbunan tanah (land fill) dimanfaatkan untuk menimbun tanah
rendah. Teknologi daur ulang (recycling) dapat dimanfaatkan untuk mengolah sampah
menjadi barang jadi yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Sampah
dipungut dan dikumpulkan, misalnya, kertas, kardus, pecahan kaca, botol bekas, logamlogam,
plastik dan sebagainya. Barang-barang bekas ini bisa dikirim ke pabrik yang
melakukan daur ulang, sehingga barang bekas tadi bisa diolah menjadi bahan baku, yang
Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan 203
dapat menghasilkan produk daur ulang seperti karton, kardus pembungkus, alat-alat dan
perangkat rumah tangga dari plastik dan kaca.
Cara daur ulang kertas adalah kertas-kertas dikumpulkan secara terpisah dengan
plastik, lalu dibawa ke tempat daur ulang kertas. Kemudian kertas dicampur dengan air,
dipanaskan dan dibuat pulp. Residu tinta dipisahkan untuk meningkatkan kualitas. Akhirnya
dihasilkan kertas daur ulang. Setelah dipotong dalam ukuran tertentu dan dikemas, kertas
sudah bisa dipasarkan kembali.
Persoalannya adalah sebagian besar masyarakat belum menyadari pentingnya
teknologi pengolahan sampah. Sekarang bergantung pada masyarakat apakah menjadikan
sampah sebagai bahan yang kotor, berbau, menjijikkan, atau menjadikan sampah sebagai
bahan yang bermanfaat bagi kehidupan.
Teknologi Proses Sampah
Dengan teknologi yang tepat, sampah yang tadinya sebagai barang buangan, kotor,
berbau, menimbulkan penyakit, dan mencemari lingkungan dapat menjadi barang yang
bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Sampah anorganik bisa membantu
mengembangkan industri daur ulang (recycling), sedangkan sampah organik dapat
dimanfaatkan industri pengolah kompos menjadi pupuk organik dan juga dapat diolah
menjadi industri energi/industri bahan bangunan.
Sampah yang telah ditimbun pada tempat pembuangan akhir (TPA) dapat
mengalami proses lanjutan. Teknologi yang digunakan dalam proses lanjutan yang umum
adalah (1) teknologi pembakaran (incinerator), (2) teknologi pengomposan (composting),
(3) teknologi penimbunan tanah (land fill), dan (4) teknologi daur ulang (recycling).
Teknologi pembakaran (incinerator) menghasilkan produk samping berupa logam
bekas (skrap) dan uap yang dapat dikonservasikan menjadi energi listrik. Teknologi
pengomposan (composting) menghasilkan pupuk kompos yang mempunyai nilai ekonomi
tinggi. Teknologi penimbunan tanah (land fill) dimanfaatkan untuk menimbun tanah
rendah. Teknologi daur ulang (recycling) dapat dimanfaatkan untuk mengolah sampah
menjadi barang jadi yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Sampah
dipungut dan dikumpulkan, misalnya, kertas, kardus, pecahan kaca, botol bekas, logamlogam,
plastik dan sebagainya. Barang-barang bekas ini bisa dikirim ke pabrik yang
melakukan daur ulang, sehingga barang bekas tadi bisa diolah menjadi bahan baku, yang
Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan 203
dapat menghasilkan produk daur ulang seperti karton, kardus pembungkus, alat-alat dan
perangkat rumah tangga dari plastik dan kaca.
Cara daur ulang kertas adalah kertas-kertas dikumpulkan secara terpisah dengan
plastik, lalu dibawa ke tempat daur ulang kertas. Kemudian kertas dicampur dengan air,
dipanaskan dan dibuat pulp. Residu tinta dipisahkan untuk meningkatkan kualitas. Akhirnya
dihasilkan kertas daur ulang. Setelah dipotong dalam ukuran tertentu dan dikemas, kertas
sudah bisa dipasarkan kembali.
Persoalannya adalah sebagian besar masyarakat belum menyadari pentingnya
teknologi pengolahan sampah. Sekarang bergantung pada masyarakat apakah menjadikan
sampah sebagai bahan yang kotor, berbau, menjijikkan, atau menjadikan sampah sebagai
bahan yang bermanfaat bagi kehidupan.
1 Jawaban
-
1. Jawaban azmirizkya
Teknologi Proses Sampah
Dengan teknologi yang tepat, sampah bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi tinggi.Sampah anorganik bisa membantu
mengembangkan industri daur ulang (recycling), sedangkan sampah organik dapat
dimanfaatkan industri pengolah kompos menjadi pupuk organik dan juga dapat diolah
menjadi industri energi/industri bahan bangunan.
Teknologi yang digunaka nadalah (1) teknologi pembakaran (incinerator), menghasilkan produk samping berupa logam
bekas (skrap) dan uap yang dapat (2) teknologi pengomposan (composting),menghasilkan pupuk kompos yang mempunyai nilai ekonomi
tinggi.
(3) teknologi penimbunan tanah (land fill), untuk mengolah sampah
menjadi barang jadi yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, dan (4) teknologi daur ulang (recycling).
Teknologi pembakaran (incinerator)