PPKn

Pertanyaan

jelaskan penyebab terjadinya ancaman politik?

1 Jawaban

  • Pada dasranya konflik poltitik disebabkan oleh dua hal. Konflik politik itu mencakup kemajemukan horizontal dan kemajemukan vertical. Yang dimaksud dengan kemajemukan horizontal adalah struktur masyarakat yang majemuk secara kultural, seperti suku bangsa, daerah, agama, dan ras; dan majemuk secara sosial dalam arti perbedaan pekerjaan dan profesi, seperti petani, buruh, pedagang, pengusaha, pegawai negeri sipil, militer, wartawan, dokter, alim ulama, dan cendekiawan, dan dalam arti perbedaan karakteristik tempat tinggal seperti desa dan kota.

    Kemajemukan horizontal kultural dapat menimbulka konflik karena masing masing unsur kulturalberupaya mempertahankan identitas dan karakteristik budayanya dari ancaman kultur lain. Dalam masyarakat yang berciri demikian ini, apabila belum ada suatu consensus nilai yang menjadi pegangan bersama, konflik politik karena benturan budayaakan menimbulkan perang saudara ataupun gerakan separatism.

    Kemajemukan horizontal sosial daoat menimbulkan konflik sebab masing masing kelompok yang berdasarkan pekerjaan pada profesi serta tempat tinggal tersebut memiliki kepentingan berbeda bahkan saling bertentangan. Kjelompok masyarakat yang tinggal di kota misalnya, menghendaki harga beras dan bahan bakar minyak dikendalikan oleh pemerintah., dan kalu perlu disubsidi oleh pemerintah, sedangkan masyarakat yang tinggal di desa menghendaki agar pemerintah membiarkan harga harga beras dan bahan bakar minyak berkembang sesuai dengan mekanisme pasar. Sebaliknya, pemerintah hanya berperan dalam menciptakan dan menegakkan aturan main yang adil.

    Konflik terjadi manakala terjadi benturan kepentingan. Dalam rumusan lain dapat dikemukakan konflik terjadi jika ada pihak yang merasa diperlakukan tidak adil atau manakala pihak berperilaku menyentuh “titik kemarahan” pihak lain. Dengan kata lain, perbedaan kepentingan karena kemajemukan vertical dan horizontal merupakan kondoso yang harus ada (necessary condition) bagi timbulnya konflik, tetapi perbedaan kepentingan itu bukan kondisi yang memadai (sufficient condition) untuk menimbulkan konflik.

Pertanyaan Lainnya